Iklan

Sabtu, 12 Maret 2022, Maret 12, 2022 WIB
Last Updated 2022-03-12T02:03:00Z

Polres Jembrana Sabet Nominasi Katagori Pelayanan Sangat Baik dari Kemenpan RB


Jembrana, Peduli Rakyat News - Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, S.H., S.I.K., M.I.K. bersama seluruh PJU menghadiri kegiatan zoom penyampaian hasil evaluasi kinerja dan penghargaan pelayanan publik di ruang lingkup Polri yang diberikan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo, di Ruang Aula Polres Jembrana, Kamis (10/3) kemarin.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Pada kesempatan tersebut, Menteri PANRB Tjahjo Kumolo menyampaikan hasil evaluasi kinerja dan penghargaan pelayanan publik di lingkup Kepolisian Negara Republik Indonesia tahun 2021.

Dari hasil evaluasinya, Tjahjo Kumolo mengumumkan ada 27 Satwil katagori A berpredikat “Pelayanan Prima” dan 78 Satwil katagori A- berpredikat “Pelayanan Sangat Baik” dan Polres Jembrana masuk dalam nominasi.

Dilain tempat, Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo mengatakan bahwa penyelenggara pelayanan publik harus semakin baik, tuntutan masyarakat terus meningkat, tidak akan ada toleransi bagi yang pelayanannya lambat dan berbelit-belit. Tidak ada tempat bagi yang pelayanannya tidak ramah dan tidak responsif.

“Kita harus meningkatkan pelayanan publik ke arah yang lebih baik, yaitu pelayanan yang cepat, tidak berbelit-belit, ramah dan responsif,” jelas Presiden Jokowi.

Kemudian dalam pemaparan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. mengatakan, dalam survei pelayanan publik (survei indopol 18 hingga 25 Januari 2022) alasan masyarakat datang ke kantor polisi didominasi oleh alasan untuk mendapatkan layanan pengurusan surat seperti SIM dan SKCK, dibandingkan dengan untuk mendapatkan layanan terkait keperluan perkara.

Lanjut Kapolri, survei kwalitas layanan dan sikap petugas kepolisian dalam melayani masyarakat yaitu 55,84% ramah dan membantu urusan, layanan cepat dan profesional, kemudian 15,58% biasa-biasa saja, dan 28,57% dinilai kurang baik (berbelit, arogan dan menyulitkan) dan layanan lambat.

“Dengan itu, Polri harus terus berbenah karena masih terdapat kesan negatif dari masyarakat sebesar 28,57%,” tegasnya.

Usai kegiatan zoom Kapolres menambahkan, dengan predikat kwalitas pelayanan yang kita dapatkan ini, kita harus lebih meningkatkan dan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Harapan kedepan Polres Jembrana dapat bertranspormasi menuju Polri yang presisi dalam pelayanan publik, diantaranya mencakup peningkatan kualitas pelayanan publik Polres Jembrana dan dapat mewujudkan pelayanan publik Polres Jembrana yang terintegrasi.

Kapolres minta agar Kasat Binmas mengecek ke desa-desa dan didata, desa mana yang kita akan sasar untuk melaksanakan Bhajra Makepung dengan memberikan pelayanan SIM, SKCK, Sidik Jari, dan Samsat keliling.

“Ini merupakan salah satu bentuk trobosan kreatif/inovasi kita di Polres Jembrana dalam memberikan pelayanan dan kemudahan-kemudahan bagi masyarakat dalam mencari keperluan surat-surat SIM, SKCK, Sidik Jari, maupun Samsat,” jelas Kapolres.

(Agus)