Iklan

Kamis, 03 Februari 2022, Februari 03, 2022 WIB
Last Updated 2022-02-03T11:25:28Z

Tak Terima Ditagih Janji, Komplotan Pria Kekar Hajar Kakek Dalam Bagasi


Badung, Peduli Rakyat News - Na'as, Kasus penganiayaan dialami warga Negara Ukraina, Oleg Zheinov (53), dihajar koplotan pria bercadar di salah satu area parkir Villa di Jalan Subak Sari, Banjar Tenggal Gundul, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (2/2) kemarin.

Dari informasi dihimpun, korban dipukuli dibagasi mobil oleh empat orang dari lima WNA berbadan kekar, yang mengaku sebagai polisi internasional. Selain merampok dan menyekap korban di wilayah Kediri Tabanan. Salah seorang  pelaku juga mengancam akan menggebugi menggunakan stick base ball.

Terkait hal itu, Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara, Iptu Made Purwantara mengatakan, setelah menerima laporan, pihaknya langsung melakukan pendalaman kasus dan pengejaran para pelaku.

Berdasarkan keterangan saksi, aksi penganiayaan itu berawal pada hari Rabu pukul 12.00 Wita, ketika korban bersama Cenly Elounora Musa Lalenoh (25) mendatangi tempat tinggal pelaku di TKP.  

Tujuan korban ingin menanyakan komitment dan pertanggungjawaban atas hilangnya sepeda motor milik Cenly yang disewa oleh pelaku yang juga sama sama berasal dari satu negara Ukraina. 

"Namun pelaku berinisial VK  membantah dan tidak mau bertanggung jawab, malah menuduh Cenly yang curi motornya," terang Iptu Purwantara Kamis (3/2/2022).

Cekcok mulut kedua belah pihak semakin memanas. Hingga diam diam pelaku VK menghubungi rekan rekannya. Tak lama kemudian sekira pukul 12.30 Wita empat orang berbadan gempal datang, mengedarai mobil sambil membunyikan suara sirene rotator. Mereka lalu mendatangi korban dan mengaku sebagai polisi internasional.

"Usainya, korban lansung dipukul dan diseret masuk kedalam bagasi mobil pelaku. Selanjutnya dibawa pergi ke wilayah Kediri Tabanan. Korban diikat dan disekap selama 2.jam," ujarnya. 

Selain itu, para pelaku juga merampas handpond milik korban sambil memaksa minta password. Terlebih ada ancaman bila tak beri Hp akan mematahkan kedua kaki korban. 

"Karena diancam akhirnya koban  memberikan. Yang mana dalam Hp terdapat kartu ATM serta catatan penting Bank ID berikut password nya," tutupnya.

Akibat kejadian itu,  korban mengalami luka lebam pada bagian rahang sebelah kiri dan juga lecet lutut kiri. Hingga berita ini ditayangkan jajaran Polsek Kuta Utara yang di back-up Polda Bali, masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

(Agus)