Iklan

Selasa, 22 Februari 2022, Februari 22, 2022 WIB
Last Updated 2022-02-22T07:23:19Z

Calon ketua KONI Bali Bermunculan Setelah Dua Kali Gagal Menjadi Tuan Rumah PON


Denpasar, Peduli Rakyat News - Pekan olahraga Nasioanal (PON) di mana provinsi Bali sudah 2 kali gagal menjadi tuan rumah selama kepemimpinan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional indonesia provensi Bali (Ketum KONI Bali), Ir.I ketut Suandi yang berakhir jabatannya pada 16 Desember 2021.

Saat di konfirmasi, Drs I wayan Suata (Selaku pecinta dan pemerhati Olahraga) di Hubungin via tlpn sangat bangga dengan kepemimpinan ketut Suandi  sebagai ketua KONI Bali yang sudah bisa mengantarkan pringkat Bali Naik menjadi 5 besar, saya juga sangat menyayangkan KONI bali selama dua periode gagal menjadi tuan rumah PON (pekan Olahraga Nasional) sedangkan dana yang di keluarkan dari APBD sangat lah besar untuk mendanai segala kegiatan di dalam koni itu sendiri. Dan juga pemberian bantuan kod Cabang olahraga di rasa tidak adil.

Saya sangat perihatin dengan KONI Bali yang selama kepemimpinan Ir, l ketut Suandi belum bisa optimal dan belum mampu mendidik dan melahirkan atlet-Atlet yang berbakat di bidang nya, Siapa pun nanti terpilih sebagai pengganti KONI bali diharapkan bisa lebih baik dan mampu membawa Atlet-Atlet ke kancah Nasional dan bisa menyelegarakan PON di bali.

Begitu banyak dana yang di keluarkan oleh APBD untuk bisa menunjang kelancaran dan kesejahtaran koni bali, saya harap pihak-pihak terkait agar turun bisa berperan aktif memantau dan ikut mengaudit penggunaan uang pemerintah termasuk biaya biding dan biaya PON papua. karna di rasa tidak ada ketarparansi ke masayarakat pertanggung jawaban angaran koni selama dua periode ini" Beber suata.

(TIM)