Iklan

Minggu, 12 Desember 2021, Desember 12, 2021 WIB
Last Updated 2021-12-12T01:02:25Z

Salurkan Beasiswa, Bupati Tamba Minta Kampus Jemput Bola Mudahkan Mahasiswa


Peduli rakyat news,
Jembrana - Pemkab Jembrana kembali menyalurkan bantuan mahasiwa berprestasi diwilayahnya. Bantuan yang diberikan merupakan tahap II tahun 2021 diserahkan secara simbolis Bupati jembrana I Nengah Tamba didampingi Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna di GOR Kresna Jvara, jumat (10/12).

Total beasiswa diserahkan sebesar Rp.2,4 milyar. Sementara penerima sebanyak 800 orang mahasiswa, dengan rincian masing-masing sebesar Rp3 juta.

Selain mahasiswa berprestasi, juga diserahkan beasiswa kepada 6 orang mahasiswa kurang mampu yang sedang menempuh pendidikan tinggi untuk  jenjang D3 serta Perhotelan, masing-masing sebesar Rp3 juta.

Usai penyerahan beasiswa, bupati I Nengah Tamba meminta kepada  Universitas Udayana Denpasar agar dapat  melakukan langkah-langkah dan antisipasi dengan cara Jemput Bola. Ia beralasan dimasa Pandemi ini begitu banyak masyarakat terdampak. Terlebih bagi merkea yang juga punya anak kuliah.

“Pendidikan memang memerlukan biaya yang cukup tinggi. Pemerintah kabupaten Jembrana  memang tahun ini sudah  memberikan beasiswa sebesar Rp 4,8 milyar. Selama dua periode .  Belum lagi biaya lainnya yang harus ditanggung oleh orang tuanya seperti bekel keseharian dari para mahasiswa termasuk biaya kost dan lainnya jika mereka kuliahnya di luar daerah. Solusi ini yang harus dipikirkan, ”ujarnya.

Bupati asal desa Kaliakah ini dengan tegas berharap, agar pihak Universitas Udayana Denpasar dapat hadir di saat masa sulit akibat dampak Covid-19 ini.”Kita saat ini dalam situasi Covid-19. Ini masa-masa yang sangat sulit. Kalau dulu(sebelum Covid) para orang tua atau keluarga para mahasiswa semuanya bisa bekerja dan berpenghasilan, tapi saat ini mereka kebanyakan kehilangan penghasilannya. Karena itu,  saya sebagai bupati dan pak wakil bupati minta agar Universitas Udayana hadir di Jembrana dengan melakukan langkah dan inovasi-inovasinya,” harapnya.

Soal teknis dan pola yang digunakan sepenuhnya  Bupati Tamba menyerahkan kepada pihak Universitas itu sendiri.”Saat ini (pandemi Covid-19), pihak kampus  harusnya memiliki sense of crisis. Saya harap Universitas  berinovasi dan  jemput bola. Namun,  untuk pola yang dilakukannya itu kami serahkan sepenuhnya kepada  pihak Universitas,” tegasnya.

Sementara salah seorang perwakilan dari mahasiswa berprestasi, Ni Made Ritayanti(21) asal dusun Yeh Buah kecamatan Mendoyo beasiswa yang diterimanya ini sangat memberikan manfaat dan membantu untuk meringankan beban dalam biaya pendidikannya.

”Kami dan orang tua yang mempunyai kemampuan ekonomi yang terbatas, beasiswa ini tentu sangat membantu kami dalam mengikuti pendidikan. Selain itu, beasiswa dari pemerintah kabupaten Jembrana ini tentu kami jadikan sebagai pemicu semangat untuk terus berkarya dan meningkatkan kompetensi dan motivasi agar mampu bersaing dan  menjadi insan-insan generasi unggul dimasa depan,” ujarnya.

(Agus)