n Bupati Hendy Inginkan Petani Tembaku Jember Kembali Jaya Seperti Dulu - Peduli Rakyat News

Bupati Hendy Inginkan Petani Tembaku Jember Kembali Jaya Seperti Dulu




Jember - Jelang musim tanam di tahun 2021 Bupati Jember Ir.H.Hendy Siswanto mengajak para pengusaha dan perwakilan perusahaan dan akademisi serta Petani tembakau rapat kordinasi (Rakor). dalam kesempatan tersebut pada hari (10/05/2021) H.Hendy mengajak para petani untuk memajukan kembali kejayaan tembakau, karena sebelumnya pernah di capai petani di Kabupaten Jember.

"Saya ingin ada sinergitas anatara petani dan para pengusaha yang ada di Jember supaya para petani tembakau di Kabupaten Jember bisa kembali berjaya seperti dahulu. Karena saya tahu betul bagaimana dulu di massa kejayaan tembakau Jember, karena saya orang asli Jember dan hidup di besarkan di Kabupaten Jember,"terang Bupati Hendy.

Bupati Jember H. Hendy ketika rapat kordinasi, juga bercerita; pada beberapa hari yang lalu saya ke Jakarta untuk berkunjung menemui Menko Perekonomian, Airlangga Hartono,
Ketika bertemu, Bupati Hendy mengaku langsung ditanya mengenai perkembangan kabar tembakau di Kabupaten Jember. Di situlah keyakinan kami mulai semangat untuk bangkitnya akan  kemajuan industri tembakau yang ada di Kabupaten Jember.

“ketika bertemu Pak Airlangga, saya langsung ditanya, perihal perkembangan  tembakau di Jember. Pertanyaan itulah yang menjadikan saya optimis dan kembali semangat apalagi bisa berkolaborasi untuk kemakmuran para petani tembakau, Supaya Jember bisa kembali menguasai pasar Bremen

"Tanpa basa-basi dan terus terang, saya minta sebuah lapak di Bremen Jerman, tanpa waktu lama dan saat itu juga saya langsung ditelponkan Dutabesarnya oleh pak Airlangga,"

Saya ingin harga dari Bremen itu bisa langsung sampai ke petani kita. Saya terbuka, silakan saya harus membantu apa ini, silakan suruh saya, asalkan petani dan pengusaha tembakau sama-sama diuntungkan demi kemakmuran petani,"pungkasnya.

Admin : Abimanyu
Pewarta : faisol

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.