Plt. Bupati Jember , Tinjau Lokasi TMMD ke-110, Untuk Memantapkan Langkah Bersama Saat Pelaksanaan Nanti


Peduli Rakyat News | Jember,- Guna lebih memantapkan dalam proses menjalankan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110, Plt. Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief, bersama Komandan Kodim (Dandim) 0824 Jember, Letkol Inf La Ode M Nurdin, Muspika Silo, beserta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) meninjau lokasi program TMMD ke-110, pada Sabtu, 17 Oktober 2020.


Ada dua desa di Kecamatan Silo yang menjadi sasaran peninjauan tersebut, yakni di Desa Harjomulyo dan Desa Mulyorejo. Langkah melihat langsung lokasi program tersebut untuk meyakinkan pemerintah, TNI, serta beberapa OPD terkait agar program itu berjalan dengan baik. "Agar nanti saat tiba pelaksanaan program TMMD ke-110 lebih mantap dalam pelaksanaannya,” kata Kyai Muqit saat diwawancarai sejumlah wartawan.



Dalam prosesnya, peninjauan dimulai dari beberapa titik yang ada di Desa Harjomulyo sampai Mulyorejo dengan menggunakan mobil jip dan beberapa motor trail. Di sepanjang peninjauan ada beberapa titik yang betul-betul perlu dibangun. Seperti jembatan yang menuju Desa Mulyorejo.


“Kalau tidak dibangun, warga kesulitan untuk melintas saat musim hujan. Di lokasi tersebut sudah pernah memakan korban dua mobil milik warga hanyut saat melintas,” ujar Kyai Muqit.


Dalam kunjungan itu, ditemukan juga rumah yang kurang layak dihuni dan musholla yang dijadikan tempat belajar mengajar yang juga membutuhkan sentuhan renovasi.



Kyai Muqit sapaan akrab Plt. Bupati sangat mengapresiasi masyarakat Mulyorejo yang kompak. Hal itu ditunjukan dengan pembangunan jalan batu dan jembatan hasil swadaya masyarakat. "Saya berharap kekompakan ini terus dijaga sampai tiba nanti pelaksanaan TMMD ke-110, agar masyarakat dan TNI benar-benar terasa manunggalnya,” harapnya.


Dalam kesempatan itu, Komandan Kodim (Dandim) 0824 Jember, Letkol Inf La Ode M Nurdin, menyampaikan, TMMD ke-110 tahun ini tepat sasaran. Ini setelah melihat situasi dan kondisi yang sangat membutuhkan bantuan pembangunan. "Semoga nanti kalau sudah tiba saatnya pembangunan, benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dan sinergitas antara TNI dan masyarakat dapat terjalin,” pungkas Dandim La Ode Nurdin. (*)

Posting Komentar

0 Komentar