Bupati Faida Berikan Apresiasi kepada 961 Petani Berprestasi



Peduli Rakyat News | Jember,- Sebanyak 961 petani di Jember yang berprestasi di bidangnya, mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Jember. Bupati Jember, dr. Faida MMR, mengatakan bahwa apresiasi bagi para petani ini bertujuan untuk menggali potensi pertanian di wilayahnya masing-masing.


Ratusan petani yang berprestasi itu mendapatkan sertifikat dan hand sprayer. Selanjutnya untuk para petani yang terpilih itu pun bisa menjadi penyuluh swadaya. Menjadikan mereka sebagai penyuluh dimaksudkan agar dapat menggunakan ilmu dan pengalamannya bagi pertanian lainnya.


Dalam acara itu, ada empat kategori petani berprestasi. Yang pertama yaitu prestasi di bidang tanaman pangan, perkebunan, peternakan, dan kehutanan.


Para petani itu sebelumnya telah dinilai oleh sepuluh juri. Juri ini dipimpin oleh Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember (FTP).




Dalam proses penyerahan hadiah itu dilakukan secara serentak. Sekitar 100 orang diserahkan langsung oleh Bupati Faida di Aula PB Soedirman Pemkab Jember. Sedangkan untuk petani lainnya diserahkan di kecamatannya masing-masing.


Kemasan dalam kegiatan tersebut adalah seminar virtual atau webinar, kerja sama Pemkab Jember dengan FTP Universitas Jember serta Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) pusat.


Webinar yang digelar di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Senin, 24 Agustus 2020, itu mengakat tema “Peran Pertanian Sebagai Turbin di Era Pandemi Covid-19.”


“Webinar ini dilaksanakan untuk menambah pengetahuan para petani, untuk meningkatkan sumber daya pertanian di Kabupaten Jember, serta dapat berkomunikasi dengan petani,” ujar Bupati Faida.




Dalam kesempatan itu, selain memberikan penghargaan, bupati juga mengungkap tahun ini ada program untuk pengembangan sumber daya manusia. “Pendampingan satu desa satu dosen, bekerja sama dengan perguruan tinggi di Kabupaten Jember, serta untuk mendidik para penyuluh swadaya,” ungkapnya.


Bupati Faida menjelaskan, untuk program Satu Desa Satu Dosen tersebut merupakan realisasi 22 Janji Kerja Bupati dan Wakil Bupati Jember.


Sementara itu, Prof. Dr. Yuli Witono, S. TP, M. P., Guru Besar FTP Universitas Jember menjelaskan, ada barometer yang menjadi penilaian petani berprestasi. "Barometer menjadi petani berprestasi yakni petani yang ulet dan menunjukkan produktivitasnya,” ujarnya.


Yuli Witono menjelaskan, petani merupakan profesi yang cukup resisten terhadap kondisi pandemi Covid-19. Potensi itu membuat pemerintah memberikan apresiasi kepada petani.


"Pemerintah Kabupaten Jember memberikan apresiasi dengan penambahan ilmu, motivasi, dukungan spirit, dan hadiah. Itulah yang dibutuhkan para petani," pungkasnya. (*)

Posting Komentar

0 Komentar