Memasuki New Normal, KPPP Rutin Gelar Patroli Antisipasi Digunakan Jalur Tikus

Peduli Rakyat News | Buleleng,- Guna menjaga gangguan kamtibmas di wilayah pesisir Pelabuhan Celukan Bawang, Kapolsek KPPP Celukan Bawang melaksanakan kegiatan sambang pesisir Selasa (09/6) hal tersebut dilakukan guna menjaga keamanan khususnya di wilayah pesisir.

Menurut Kapolsek KPPP Akp. I Made Swandra. SH. saat ditemui awak media di kantornya mengatakan, saya di Polsek KPPP masih baru menjabat sebagai Kapolsek dan selama sy menjabat saya bersama anggota Polsek sering melakukan patroli daerah pesisir mengunakan sepeda gayung, saya melihat beberapa kegiatan warga binaan namun sejauh ini tidak saya temukan adanya tindakan yang sifatnya melawan hukum.

Lanjut Akp. I Made Swandra. SH, dan saya di dampingi oleh beberapa anggota Polsek KPPP Celukan Bawang, senantiasa melakukan dialogis bersama warga yang saya temui di beberapa lokasi yang ada di beberapa titip di daerah pesisir, pada saat saya adakan dialogis saya berpesan untuk tetap saling menjaga Kamtibmas. ujar I Made Swandra.

Disela - sela pertemuannya dengan awak media di kantornya, Akp. I Made Swandra. SH kembali menyampaikan, sementara untuk daerah pelabuhan penyeberangan di Celukan Bawang situasinya masih sepi tidak sama dengan di pelabuhan penyeberangan lainnya karena pelabuhannya disini kecil kendati demikian," saya bersama anggota Polsek KPPP Celukan Bawang selalu memberikan himbauan kepada para pengguna jasa kapal penyeberangan untuk selalu menggunakan masker, selalu cuci tangan menggunakan sabun baik setelah dan sesudahnya mengadakan aktifitas dan tetap jaga jarak. tuturnya

Sekali  itu, Akp. I Made Swandra. SH bersama anggota Polsek KPPP Celukan Bawang, selain sering melakukan sambang pesisir kami juga rutin berkunjung ke Balai Desa dan Ke warga Binaan yang ada di wilayah hukum Polsek KPPP Celukan Bawang. Hal ini juga kami lakukan bertujuan untuk mengadakan hubungan lebih erat antara Polri dan masyarakat binaan selain itu juga guna menjalin kemitraan yang baik antara polri dan pemerintah desa," tutupnya.(Agus)

Posting Komentar

0 Komentar