n Bupati Faida Berikan Bantuan Kepada 13.489 Guru Ngaji Terdampak Situasi Covid-19 - Peduli Rakyat News

Bupati Faida Berikan Bantuan Kepada 13.489 Guru Ngaji Terdampak Situasi Covid-19

Peduli Rakyat News | Jember,- Bupati Jember, dr. Faida MMR., memberikan bantuan kepada puluhan ribu guru ngaji. Hal itu adalah merupakan salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Jember terhadap sejumlah elemen yang terdampak situasi Covid-19 termasuk juga bantuan kepada 13.489 guru ngaji di 31 kecamatan yang ada di Kabupaten Jember ini.

Gatot Triyono, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember terkait hal itu menjelaskan bahwa, penyaluran langsung ke rumah-rumah guru ngaji itu melalui satgas covid-19 desa dan kelurahan masing-masing. "Untuk bantuan tersebut diturunkan di kecamatan kemudian didistribusikan ke desa dan kelurahan. Selanjutnya satgas menyerahkan langsung ke guru ngaji di rumahnya masing-masing,” ungkapnya.

Sumber dari dana bantuan untuk guru ngaji terdampak Covid-19 tersebut adalah dari anggaran belanja tidak terduga (BTT) APBD Kabupaten Jember tahun 2020. Terkait hal itu, lebih jauh Gatot lebih detail menjelaskan bahwa, guru ngaji terbanyak mendapat bantuan berada di Kecamatan Bangsalsari yakni 1.133. Selanjutnya, terbanyak kedua dari Kecamatan Silo yaitu 711 dan untuk Kecamatan Sumberbaru sebanyak 691 orang.

Berikut adalah untuk jumlah guru ngaji penerima bantuan paling sedikit adalah Kecamatan Arjasa 229, Kecamatan Semboro 230, dan Kecamatan Sukorambi sebanyak 249 orang. 

Camat Kaliwates Asrah JW secara terpisah menjelaskan bahwa, untuk Kecamatan Kaliwates terdapat 287 guru ngaji yang menerima bantuan dari Bupati Jember, dr. Faida, MMR., "Bantuan sama dengan bantuan sebelumnya, yang mana berupa sembako dan uang tunai 100 ribu rupiah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Asrah JW pun bersyukur untuk proses penyaluran bantuan yang berlangsung pada Selasa, 16 Juni 2020, berjalan lancar tanpa kendala berarti di lapangan. "Saya bersyukur teman-teman dari tim Satgas Covid-19 selalu optimal dalam bekerja,” ungkapnya.

Salah satu guru ngaji yang mendapatkan bantuan tersebut, Hasbunallah menyampaikan kondisinya pada masa pandemi virus korona mengalami penurunan pendapatan. Hal itu, karena usahanya berjualan sayur selama ini mengalami penurunan omset. 

Oleh sebab itu, ia berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Jember. "Alhamdulillahbantuan ini sangat membantu perekonomian saya," ucapnya. Hasbunallah mengungkapkan, semoga bantuan ini bermanfaat dan barokah bagi semuanya dan semoga Allah SWT membalasnya.(*)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.