Iklan

Minggu, 01 Maret 2020, Maret 01, 2020 WIB
Last Updated 2020-03-04T09:49:08Z
Jember

Peduli Alam, PMI Jember Kirimkan Relawan Reboisasi Gunung Ijen


PMI Kabupaten Jember sangat peduli terhadap kelestarian lingkungan. Untuk itu, PMI Kabupaten Jember aktif ambil bagian dalam kegiatan reboisasi gunung Ijen kemarin (1/3). PMI Kabupaten  Jember mengirimkan sepuluh relawan untuk bergabung dengan ratusan relawan Forum Reboisasi Bondowoso bersama Kodim 0822 Bondowoso. Para relawan dari berbagai organisasi di Bondowoso menanam bibit berbegai jenis pohon di ijen. Tepatnya di Gunung Suket Afdeling Melaten Desa Dampit Kecamatan Ijen.

Sepuluh relawah PMI kabupaten Jember itu bergabung dengan relawan PMI Bondowoso. Relawan PMI Jember yang ambil bagian adalah dari korps sukaralawan (KSR) sejumlah kampus perguruan tinggi negeri dan swasta di Jember.  Delapan relawan PMI didampingi satu staf, tiga tim medis dan dua driver. PMI Jember mengerahkan satu truk, q hardtop da satu ambulans. Kegiatan dimulai pukul 07.00 sampai pukul 12.30.


Mereka adalah Qurroun, relawan markas PMI. Nurul Fitriyah, Alida Ayu, Siti Aminatus KSR PMI Unit Unej. Kemudian Wida Nurholilah, Wahyu Hardianto dari KSR PMI Unit Universitas Muhammadiyah Jember. Uswatun Khasanah, dan Misyati dari KSR PMU Unit STA Pembangunan Jember. Divi Rayvahiz dari KSU Polije dan M Wisnu dari KSR IAIN Jember.
Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH menjelaskan para relawan PMI ikut terpanggil atas penderitaan warga Kecamatan Ijen yang terkena banjir bandang. Meski tidak ada korban, banjir bandang akhir Januari 2020 banyak menimbulkan kerusakan hebat. Bahkan, setidaknya ada 49 rumah rusak berat. Direncanakan 49 KK bakal direlokasi.
“Kami bersama relawan PMI Bondowoso ikut ambil bagian dalam kegiatan reboisasi besar-besaran yang dilakukan Forum Reboisasi Bondowoso bersama Kodim 0822 Bondowoso,” kata Ketua PMI Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH.


Menurut dia, reboisasi sangat diperlukana untuk men gembalikan lahan-lahan yang kritis di gunung. Dengan cara reboisasi, sambungnya, maka pohon-pohon bisa kembali menjadi pelindung wilayah di bawahnya. “Agar tidak terjadi banjir bandang di masa depan,” ungkap pengacara senior Jember tersebut.
Dia menjelaskan, para relawan harsu berjuang keras untuk ke lokasi yang dihejaukan. Sebab, jalan cukup terjal berupa jalan setapat. Ssangat sulit dilelaii dengan kendaraan bermotor. Mau tidak mau para relawan harus jalan kaki ke lokasi. “Saya ucapkan banyak terima kasih kepadarelawan PMI Jember yang bergabung dengan PMI Bondowoso untuk  ikut reboisasi,” terangnya.(pmi)