Iklan

Kamis, 20 Februari 2020, Februari 20, 2020 WIB
Last Updated 2020-03-11T11:38:38Z
Jember

Warga yang Dikabarkan Sebagai Penculik Anak di Kunjungi Oleh Bupati Faida


Peduli Rakyat News | Jember,- Warga yang dikabarkan sebagai penculik anak yang sempat heboh beberapa hari yang lalu, dikunjungi oleh Bupati Jember, dr. Faida, MMR., Kamis, 20 Februari 2020. Dalam kesempatan itu, bupati juga bersilaturahim ke rumah anak yang dikabarkan sebagai korban penculikan.

Kunjungan awal bupati kepada Mohammad Hariyanto yang bertempat di Jalan Mawar XIX nomor 16. Dirumah Hariyanto, bupati bertemu dengan Hariyanto, istri dan cucunya yang sekolah di SD Negeri Jember Lor 1. Seperti diketahui sebelumnya, Hariyanto dikabarkan sebagai pelaku penculikan. Bahkan saat itu, ia sempat dimintai keterangan oleh Kepolisian Resort Jember.

Bupati Faida dalam kunjungannya itu, menegaskan bahwa berita penculikan di Jember terbukti tidak benar. Namun, kondisi yang terjadi saat ini menjadi evaluasi bersama. Terkait berita tentang penculikan itu, berawal dari candaan Hariyanto kepada anak SD Negeri Jember Lor 1 saat menjemput cucunya.

"Namun candaan itu ternyata disangka sebagai upaya penculikan. Kita mengajak anak-anak waspada, sekolah waspada. Tetapi, ini candaan yang menjadi salah paham," terang Bupati Faida.


Menurut Bupati Faida, peristiwa yang dialami oleh Hariyanto ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar tidak bercanda yang menimbulkan persepsi macam macam. Dan, kewaspadaan tetap penting.

Dalam kesempatan itu, Bupati Faida mengingatkan bahwa Jember sebagai kabupaten layak anak. Karena itu, fasilitas di sekolah mencakup keamanan anak didik. "Masa depan kita ini di anak-anak. Maka, selain fasilitas pendidikan, juga perlu rasa aman untuk anak-anak," terangnya.

Bupati Faida terkait keamanan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI dan Polri. "Menjadi sahabat anak-anak sekolah, sehingga anak-anak memiliki rasa aman," tuturnya.

"Saya ingin di Jember ini tentrem ayem. Apapun pembangunan itu, kalau tidak ada rasa aman ayem maka orang tidak akan merasakan kebahagiaan," ujar Bupati Faida.


Bupati Faida juga memberikan apresiasi kepada siswa SD Negeri Jember Lor 1, karena tidak terjadi bullying kepada cucu Hariyanto. "Anak-anak membuktikan hebat," ucapnya.

Pada kesempatan itu juga, Bupati Faida mengungkapkan bahwa siswi yang dikabarkan menjadi korban penculikan juga tetap bersekolah. Para siswa disekolah itu mampu menerima satu sama lain. Kegiatan belajar mengajarpun juga tetap berjalan dengan lancar dan aman.

Dalam kunjungannya itu, Bupati Faida memberikan hadiah kepada cucu Hariyanto, Selanjutnya bupati juga mengunjungi siswi yang dikabarkan menjadi korban penculikan di Jalan Tawangmangu. Dalam lanjutan kunjungannya itu, bupati juga memberikan bingkisan.

Saat itu, Mohammad Hariyanto juga menceritakan bahwa awalnya ia hanya bercanda tapi menjadi tersangka. "Mungkin ini teguran dari Allah. Jadinya saya harus hati-hati, yang penting cucu saya mau sekolah,"terangnya.

Hariyanto mengaku bersyukur, meski menjadi pihak yang dirugikan, Sebab, selama ini belum pernah rumahnya didatangi bupati dan saat ini dikunjungi. (*)