Iklan

Selasa, 25 Februari 2020, Februari 25, 2020 WIB
Last Updated 2020-03-03T09:23:02Z
Jember

Di Kabupaten Jember Angka Kemiskinan Semakin Menurun


Peduli Rakyat News | Jember,- Dibanding tahun sebelumnya, pada tahun 2019, persentase jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember mengalami penurunan sebesar 0,73 poin persen. Pencapaian angka penurunan tersebut di terjadi pada masa kepemimpinan Bupati dr. Faida MMR, dalam kurun waktu 4 tahun lebih hingga saat ini.

Bersumber dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur bahwa pada tahun 2018, persentase jumlah penduduk miskin di Jember sebesar 9,98 persen, dan pada tahun 2019 turun menjadi 9,25 persen. Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dibanding tahun 2018, pada tahun 2019 juga mengalami penurunan sebesar 0,23 poin.


Pada tahun 2018, Indeks Kedalaman Kemiskinan di Jember, sebesar 1,45, dan pada tahun 2019 menjadi 1,22. Penurunan juga terjadi pada Indeks Keparahan Kemiskinan (P2). Bersumber dari data BPS tersebut diketahui, Indeks Keparahan Kemiskinan di Jember mengalami penurunan sebesar 0,09 poin atau turun menjadi 0,24 pada tahun 2019.

Terkait dengan temuannya itu, BPS Jember memberikan pertanggung jawabannya, dengan menyebutkan metode yang digunakan untuk mengukur kemiskinan di Jember. Sedangkan untuk mengukur kemiskinan, BPS Jember menyebut menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach).


Pendekatan itu memandang kemiskinan sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Dari unsur tersebut BPS Jember yakin pendekatan ini mampu menunjukkan persentase penduduk miskin terhadap total penduduk di Jember.

Pada sisi lainnya, BPS Jember juga menjelaskan sumber data utamanya untuk menghitung tingkat kemiskinan tahun 2019 adalah data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2019. (*)