Iklan

Minggu, 23 Februari 2020, Februari 23, 2020 WIB
Last Updated 2020-02-26T21:31:15Z
Jember

Bupati Faida Hadiri Pegelaran Seni Budaya Bertajuk " Lembayung di Sepikul "


Peduli Rakyat News | Jember,- Pagelaran seni budaya yang mengangkat “Lembayung di Sepikul” pada Sabtu malam, 22 Februari 2020, dihadiri oleh Bupati Jember, dr. Faida, MMR,. Pagelaran itu menjadi panggung sejarah kebangkitan seni budaya Gunung Sepikul di Kecamatan Pakusari.

"Panggung pada malam hari ini adalah panggung sejarah kebangkitan seni budaya Gunung Sepikul Pakusari", ujar Bupati Faida.

Dalam kesempatan itu, bupati juga mengatakan bahwa pagelaran tersebut wujud nyata dari kolaborasi gerakan Dewan Kesenian Jember (DKJ) dengan pihak desa di Kabupaten Jember.


Bupati Faida menjelaskan, di Jember ini setiap desa memiliki potensi masing-masing. Desa Pakusari pun mempunyai potensi Gunung Sepikul, sebuah area yang eksotik. Banyak ragam seni budaya yang ada  dan bupati senang dengan hal itu. Apalagi pada desa-desa yang menggerakkan seni budaya, bupati sangat mengapresiasi sekali.

Pemerintah Kabupaten Jember tidak menutup kemungkinan akan bersinergi dengan dengan seni budaya yang diawali dengan kemandirian. Sebab, dari kemandirian itu akan tumbuh semangat untuk berjuang dan bupati senang akan hal itu. "Maka, tunjukkan prestasi, tunjukkan kinerja, dan masyarakat yang akan menilai,” tutur Bupati Faida.

Dalam acara pertunjukan itu juga disertai hujan, namun hal itu tidak menjadikan halangan, pertunjukan tetap berlangsung meriah. "Hujan hanya air tetapi semangat seni budaya mengalir diantara kita semuanya,” kata bupati di akhir sambutannya.

Dalam kesempatan itu juga, Eko Suwargono M. Hum sebagai Ketua DKJ menyatakan, merealisasi program pemerintah yaitu kota mandiri dan kota wisata berbudaya adalah  komitmen bersama antara DKJ, Pemkab Jember dan masyarakat.


"Pembangunan kebudayaan untuk mewujudkan Jember mandiri, Jember wisata berbudaya harus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujar Eko.

Di dalam pagelaran budaya yang diprakarsai oleh DKJ, Pemdes Pakusari dan masyarakat ini untuk memberikan apresiasi kepada wilayah yang ikonik yaitu Gunung Sepikul.

"Gunung Sepikul merupakan salah satu fenomena alam yang memberikan filosofi, bahwa keseimbangan merupakan sesuatu yang sangat berharga,” tutur Eko.

Komitmen DKJ untuk melaksanakan amanat Undang-undang Kemajuan Kebudayaan, yaitu mengembangkan dan memberdayakan seni budaya di Kabupaten Jember. Karena Jember kaya akan warisan atau seni budaya yang dimiliki masyarakat dan hal itu patut untuk dikembangkan dan menjadi ikon pariwisata di Jember. (*)