Peringati Hari Juang Kartika TNI-AD Pangdam Gelar Penghijauan


Peduli Rakyat News | Jembrana,- Hari Juang Kartika TNI Angkatan Darat adalah tanggal khusus bagi TNI-AD yang diperingati setiap tanggal 15 Desember untuk mengenang Pertempuran Ambarawa, yang mana Hari Juang Kartika TNI-AD ini sebelumnya bernama Hari Infanteri.

Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika TNI-AD tahun ini, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P, Sabtu (14/12) melaksanakan kegiatan penghijauan dan Offroad sinergitas TNI POLRI, Pemda, Masyarakat dan Komunitas Offroad Laksamana Bali, di lahan milik Perusda Bali di Banjar Swastika Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali.

Kegiatan juga dihadiri oleh Irdam IX/Udy Kolonel Kav. Tauflk Budi Santono, Aster Kasdam lX/Udy Kolonel Inf. Jemz Andre Ratu Edo, Kapendam lX/Udy Kolonel Kav. Joni Harianto Gulo. SIP, Asintel Kasdam lX/Udy Kolonel Inf Hariantana SH, Danden Intel Dam lX/Udy Letko| Inf l Gusti Ari, Bupati Jembrana diwakili Sekda I Made Sudiada SH.MH, Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok, Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa SIK, Kajari Kab. Jembrana, Kapala Pengadilan Negara, Dan Yonif Mekanis 741/ GN  Letkol Inf Hendra Saputra SIP, anggota DPRD Kab. Jembrana dari Fraksi Golkar Ni Wayan Wirti, Muspika Kec. Pekutatan dan SD, SMP, SMA/SMK se-Kecamatan Pekutatan.

Dalam sambutannya Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P mengatakan, ucapan terima kasih banyak kepada tamu undangan yang sudah bisa hadir serta teman-teman dari aparat kepolisian yang mensuport kegiatan pagi hari ini, dalam rangka penghijauan di kecamatan Pekutatan, memperingati hari Juang TNI-AD yang tepatnya jatuh pada tanggal 15 Desember 2019 besok. "Selain kami melakukan penghijauan hutan kami juga melakukan penghijauan di pantai. Bali ini yang terkenal pariwisatanya dengan pantai dan gunung tidak lepas juga dari alamnya yang membuat Bali menjadi ikon wisata Dunia, bukan cuma wisata nasional tapi dunia mengakuinya, maka patut kita jaga keseimbangan lingkungannya, apalagi Bali menjadi sorotan dunia pariwisata dan kita berkompetisi dengan wisata dunia lainnya seperti Thailand, Malaysia dan sebagainya, maka kita harus memberikan yang terbaik kepada wisatawan, baik nasional maupun dunia, disini kita ditempa dengan isu - isu lingkungan, menjadi isu yang menarik dalam dunia pariwisata internasional, dan Bali beberapa kali digoyang dengan isu sampah,  itu sangat berpengaruh dengan tingkat kunjungan pariwisata ke Bali,  kalau kita peduli dengan lingkungan maka kita turut aktif sebagai pejuang pariwisata di Bali, kita mencoba melalui kegiatan tanam pohon di Kecamatan Pekutatan ini,  memberikan sedikit kontribusi positif bagi pengembangan atau menjaga pariwisata di Bali, semoga Bali tetap menjadi tujuan wisata dunia yang populer dan menjadi objek wisata alam yang mendapatkan penilaian yang terbaik di dunia, dengan  berupaya untuk menjaga keseimbangan lingkungan ini menjadi isu yang sangat diperhatikan dalam pengembangan dunia pariwisata, oleh karena itu saya mencoba mengajak terus kepada masyarakat di Bali khususnya yang untuk menjaga alamnya, semoga dengan harapan Bali terus menjadi tujuan wisata yang unggulan di dunia ini, "jelas Pangdam.

"Kami juga mohon doa restu, prajurit TNI-AD dalam momentum hari Juang TNI-AD ini kami sadar betul bahwa kami bukan siapa-siapa, dan kami tidak akan bisa besar tanpa masyarakat, karena kami lahir dari masyarakat dan kami terus akan berjuang berkarya bersama dengan masyarakat, karena apa yang kami lakukan bukan untuk siapa-siapa tapi tetap untuk masyarakat, oleh karena itu saya berharap kepada masyarakat untuk jaga kami, kalau ada prajurit Angkatan Darat (AD) apapun pangkatnya yang mungkin berbuat tidak baik, bertutur kata tidak sopan, ditegur saja, sering kali kami hilaf karena kita juga manusia tidak luput dari kekurangan dan kesalahan, tegur kami untuk diperbaiki karena kami juga milik bapak dan ibu sekalian, hebatnya kami bukan untuk siapa-siapa tadi kami katakan untuk masyarakat Indonesia ini untuk bangsa ini, dan kami berkarya bukan untuk siapa, bukan sekedar untuk diri kami, tapi untuk bangsa ini kami siap melayani bangsa ini, karena memang kami dibesarkan oleh bangsa ini", imbuhnya.

Pangdam berharap Semoga karya yang kita lakukan hari ini menjadi bagian dari perjalanan pengabdian kita kepada negara dan bangsa ini, melalui profesi kita masing-masing, sekecil apapun yang kita lakukan yakin dan percaya lah ini bagian dari pada perjuangan bangsa ini secara keseluruhan, dan juga tentunya apa yang kita lakukan ini menjadi juga perjalanan ibadah kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa Sang/ Hyang Widhi Wasa, "tutupnya.

Acara dilanjutkan dengan kegiatan penghijauan menanam pohon mahoni, dan nangka, acara diakhiri dengan menjajal medan offroad dimana start mulai dari Kopraha, Banjar Yeh Kuning, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana dan finish kembali di tempat itu. (Suar/Ags)

Posting Komentar

0 Komentar