Iklan

Senin, 16 Desember 2019, Desember 16, 2019 WIB
Last Updated 2021-06-17T16:11:58Z
BeritaJatimJemberTerkini

IRONIS : Atap Kelas Ambruk, Siswa SDN di Jember Terpaksa Belajar di Musholla dan Perpustakaan

Ket. Foto : Ruang Kelas yang Atapnya Ambruk

Peduli Rakyat News | Jember,- Musibah ambruknya atap kelas 5 SDN Keting 02 Kecamatan Jombang, Jember, Sabtu pagi (14/12/2019) kemarin, menyisakan persoalan baru. Siswa yang kelasnya ambruk terpaksa harus melanjutkan kegiatan belajar mengajar (KBM) di ruang kelas 3. Sementara untuk siswa-siswi kelas 3  menempati ruangan perpustakaan sekolah.

Sedangkan akibat ambruknya atap membuat trauma para siswa dan guru SD negeri tersebut, siswa kelas 6 juga terpaksa pindah belajar di musholla sekolah karena kondisi kelas yang dindingnya juga mengalami retak dan rapuh.

Ket. Foto : Kegiatan Belajar Mengajar Siswa-Siswi didalam Musholla

"Untuk sementara ini dilakukan pindah kelas, karena pertimbangan jumlah siswa. Maka dari itu kelas 3 yang jumlahnya lebih sedikit dipindah ke ruang perpustakaan, karena ruang perpustakaan sekolah juga sempit," ujar Plt. Kepala SDN Keting 02 Jember Satram, Senin pagi (16/12/2019).

Ket. Foto : Kegiatan Belajar Mengajar Siswa-Siswi didalam Perpustakaan

Dengan kondisi ini, kata Satram, pihaknya menghimbau untuk tidak mendekat ke lokasi kelas yang atapnya ambruk. "Karena dikhawatirkan akan jatuh lagi. Kami juga berharap agar pemerintah jika membangun ini yang baik. Karena ini yang menempati gedung ini anak-anak kami manusia, maka kualitasnya tolong yang lebih baik," ungkapnya.

Dengan kejadian kemarin, kata Satram, siswa juga mengalami trauma. "Sehingga mungkin nantinya jika ada pendampingan untuk psikologis. Tapi kami dari bapak dan ibu gurunya, berusaha memberikan pemahaman dan penguatan kepada siswa, agar tidak terlalu trauma," katanya.

Sementara itu saat dikonfirmasi terpisah, salah satu siswa kelas 5 Icha, mengaku takut dan trauma untuk belajar di ruang kelasnya. "Karena saat kejadian saya ada di sekolah, kebetulan saat itu sedang latihan upacara," katanya saat dikonfirmasi wartawan.

Pasca musibah itu, kata Icha, dua orang temannya tidak masuk sekolah. "Kalau katanya bu guru sakit, tapi mungkin takut. Karena itu teman saya dua orang tidak masuk sekolah. Moga kelasnya bisa dibangun lagi, dan lebih kuat," tandasnya.

Diketahui sebelumnya, atap ruang kelas 5 SDN Keting 02 di Kecamatan Jombang, ambruk saat siswa sedang melakukan kegiatan latihan upacara, Sabtu pagi (14/12/2019). Diketahui ruang kelas yang digarap oleh CV. Ace Mitra Utama itu, baru selesai digarap dengan menghabiskan anggaran Rp 297.806.000 menggunakan APBD.

Selain atap ruang kelas 5 yang ambruk, ruang kelas 6 juga butuh perhatian perbaikan karena dindingnya yang retak dan rawan ambruk.