Iklan

Selasa, 17 Desember 2019, Desember 17, 2019 WIB
Last Updated 2021-06-17T16:01:09Z
BaliBeritaJembrana

Dandim, Kapolres Bersama Kadis LH, Sikapi Problem Sampah Semakin Overload Di Jembrana.


Peduli Rakyat News | Jembrana,- Dalam rangka mengatasi problem sampah yang dinilai sudah overload, berlangsung kegiatan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi tentang Pengelolaan Sampah dari Sumbernya dan Konservasi Lingkungan, di Restaurant Kebun Raya Jagadnatha, Kabupaten Jembrana-Bali, Selasa (17/12).

Kegiatan yang diawali penanaman pohon endemik Jembrana bertempat di areal Restaurant Kebun Raya Jagadnatha sebanyak 3 pohon.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jembrana I Wayan Sudiarta dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan dilatarbelakangi oleh adanya isu lingkungan yang harus dijaga dan dipelihara dengan melakukan konservasi yang salah satunya menangani masalah sampah.

 "Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan adalah untuk memberikan sosialisasi arti pentingnya lingkungan hidup dan mensosialisasikan pengelolaan sampah berbasis sumber. Kita berharap, hal ini agar dapat disosialisasikan kembali kepada masyarakat khususnya pada lingkup terkecil di lingkungan keluarga", jelasnya.

Sementara itu, Dandim 1617/Jembrana (Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok) mengatakan, problem sampah khususnya Jembrana sudah overload. "Beberapa program penanganan sampah yang sudah dijalankan saat ini mulai dari pemilahan sampah pada lingkup rumah tangga. Seleksi sampah agar dimulai dari tingkat perumahan. Mengubah sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan membutuhkan proses. Gubernur Bali telah mengeluarkan larangan dalam penggunaan kantong plastik dan kedepan perlu ditingkatkan. Dengan pemilahan sampah berdasarkan jenis sampah akan memudahkan dalam proses pendaur ulangan sampah. Bagaimana memberikan kesadaran kepada masyarakat agar memiliki kesadaran terhadap penanganan sampah dan hal ini merupakan tugas kita bersama. Kita perlu memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang lingkungan hidup khususnya dalam menjaga kondisi hutan sebagai daerah resapan air dan mencegah tejadinya bencana alam" pungkasnya.

Ditempat yang sama, Kapolres Jembrana yang diwakili oleh Kabag Sumda Polres Jembrana, Kompol I Made Prihenjagat juga menyampaikan bahwa sampah perlu segera dicarikan solusi dalam penanganannya. "Upaya dalam mengurangi produksi sampah telah kita dilakukan khususnya penanganan sampah plastik. Penyumbang sampah terbesar berasal dari lingkungan rumah tangga. Disinilah, bagaimana upaya kita untuk mensosialisasikan kembali pada tingkat Desa/Kelurahan kepada masyarakat. Bagaimana kita mau perduli terhadap lingkungan. Perlu solusi dan pengelolaan sampah acara baik dan ekonomis", ungkapnya.

Selanjutnya, berbagai materi diisi dalam kegiatan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi tentang Pengelolaan Sampah dari Sumbernya dan Konservasi Lingkungan, diantaranya Materi Konservasi yang disampaikan oleh Konsultan Kebun Raya Jagatnatha (Deniek G. Sukarya), terdapat beberapa poin, yaitu Menjadi penggiat konservasi, Konservasi Alam, Menanamkan Nilai Konservasi, Belajar Konservasi (mengenal kekayaan hayati bumi, beragam fungsi tumbuhan dan menjaga keanekaragaman tumbuhan) dan Memahami Ekologi (fungsi hutan dalam menjaga sumber air yang berkelanjutan).

Sedangkan Materi Pengelolaan Sampah dari Sumbernya, disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Jembrana I Wayan Sudiarta. (Ags/Suar)