Sampai Saat Ini Erma Masih Shock, Terkait Tindakan Oknum Kades Kec. Purwosari Yang Arogan

ket.foto : Erma saat di jumpai di kediamannya

Peduli Rakyat | Pasuruan - Lemas tak berdaya seolah tidak masuk akal yang di alami Erma, Penjual Rujak di warung (milik samsul), dengan insiden oknum kades yang membabi buta membongkar warung yang di tempati berjualan (25/11) kemarin.

Warung tempat Erma berjualan terletak di Jl. Ipik Dusun Alkemar Desa Martopuro Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan.

Dengan suara bergetar dan tubuh yang lemas Erma memberi keterangan kepada media peduli rakyat di kediamannya, Rabu (27/11/2019).

Menurut Erma hal ini memanglah tidak masuk akal karena secara gamblang isi surat panggilan itu tidak jelas tertuju pada siapa, hanya tertulis kepada "pengelola".

ket.foto : deretan kios yang tanahnya aset (milik) desa martopuro, sebelah timur pasar purwosari

Selain itu secara logika kenapa warung yang di tempati nya (milik samsul) berjualan yang di bongkar, padahal di sebelah timur pasar purwosari ada deretan warung yang tanahnya adalah aset desa, di sebelah utara juga masih ada lokasi yang kosong.

" Ada apa di balik ini?, kenapa kades martopuro bersikap arogan seperti ini?, saya akan tuntut kerugian yang saya alami, terkait barang dagangan saya, alat2 masak dan listrik nya mas " Tutur erma kepada media sambil memegang keningnya dengan menunduk.

Sementara informasi yang di dapat awak media, warung (milik samsul) yang di bongkar rencana awal bukanlah untuk pembangunan gedung posyandu, melainkan akan di bangun kios.

Ada apa di balik ini? sedangkan berdasar surat panggilan yang di layangkan adalah untuk pembangunan gedung posyandu. (Team)

Posting Komentar

0 Komentar