Iklan

Selasa, 26 November 2019, November 26, 2019 WIB
Last Updated 2021-06-17T16:11:58Z
BeritaJatimJember

Guna Meningkatan Produktivitas Dan Kwalitas Petani Tebu Rakyat , PTPN XI Giatkan Pelatihan dan Kunjungan (LAKU) Bersama Petani Milenial

Pihak PTPN XI bersama ratusan petani tebu milenial melakukan kegiatan pelatihan untuk peningkatan produktivitas dan kwalitas tebu rakyat yang ada di wilayahnya .

Cakupan wilayah PTPN XI meliputi ini hampir seluruh Jawa timur . Dalam kesempatan itu digelar kunjungan serta pemaparan tentang berbagai cara untuk meningkatan income para petani tebu milenial . 

Kegiatan tersebut bertempat di Aula Dira Shoping Center Kencong tersebut pada Senin malam , 25 November 2019 malam di hadiri sekitar 100 orang dari beberapa kota di Jawa timur yaitu Kabupaten Magetan , Ngawi , Madiun , Pasuruan , Bondowoso , Situbondo , Probolinggo , Jember dan perwakilan dari Pabrik Gula (PG) Lingkup Jawa Timur .

Salah satu peserta Petani tebu Milenial , Triono Wijatmoko yang berasal dari Desa Wonorejo , Kecamatan Kencong , Jember ini sudah mulai tahun 2014 hingga sekarang menggeluti dunia tebu ini . Triono Wijatmoko mengatakan bahwa bergerak di bidang tebu ini sebenarnya prospek yang sangat bagus , akan tetapi banyak pemuda yang enggan untuk menekuni karena kalah nge-trend dengan tanaman lain . 

" Namun jika mengatakan terkait hasil tebu itu sangat luar biasa dan juga penanamannya sangat mudah dan apalagi sekarang ada program Milenial dari PTPN XI Jawa timur ini . Hal ini adalah moment bagi yang muda , energik dan menurut saya untuk pemuda itu yang di butuhkan cuma satu yaitu kemauan , ucap Triono Wijatmoko .

Triono Wijatmoko lebih jauh mengatakan bahwa untuk tahun 2019 ini , produksi tebu sangat turun sekali hal tersebut menurut saya pribadi tidak lepas dari cuaca yang memang tidak mendukung . 
" Semoga ditahun depan untuk produksi tebu dapat di tingkatkan dengan cara ya seperti ini adanya pelatihan dan penerapan dan beberapa terobosan yang di sampaikan pihak PTPN XI bagi kami para petani milenial , " ucapnya .


Divisi Program kemitraan dan bina lingkungan(PKBL) dan CSR PTPN XI Sugiarti menyampaikan bahwa pembinaan kepada petani tebu Milenial mitra PTPN XI dilakukan peningkatan produktivitas dan kwalitas , penguraian standar adalah harapannya usaha agrobisnis ini dapat berkelanjutan sesuai dengan program pemerintah tujuannya dalam ketahanan pangan .

Menurut Sugiarti , pihaknya juga melakukan sinergi dengan sekitar 5 BUMN dengan kami 6 melakukan pembinaan ini setiap tahunnya . Untuk program ini , lebih lanjut Sugiarti menjelaskan bahwa sudah lama di lakukan dan ini merupakan amanah dari pemerintah bagi BUMN atau badan usaha untuk pemberdayaan masyarakat .

" Program petani tebu milenial sendiri baru berjalan kemarin-kemarin , kita tidak memisahkan antara kaum kini dan kaum sebelumnya  . Harapan untuk tahun ini , karena melihat situasi pergulaan yang kurang begitu bagus sehingga dengan pembinaan kaum petani tebu milenial ini memberikan istilah kepada kami bahwa itu bukan hal yang jelek dan patut bisa dibanggakan sehingga kedepannya industri gula ini tetap terjaga .



Untuk petani tebu milenial sendiri jika nanti kesulitan dana atau butuh pengembangan bisnisnya , maka pihak kami menganggarkan dana yang disisihkan dari laba perusahaan minimal maksimal 4% itu dibagi antar program kemitraan dan bina lingkungan sedangkan dana ini dana bergulir sehingga dan harapannya dana itu tetap abadi jadi dari lokasi laba perusahaan ini .

Bantuan peminjaman modal ini digulirkan secara bergantian kepada para petani khususnya petani petani pemula , hal itu diatur permen kementerian BUMN di situ memang ditujukan kepada usaha kecil dan menengah jadi kalau sudah ia meningkat dan mandiri , nantinya modal pinjamannya akan diarahkan ke pemula yang baru .

Terakhir Sugiarti menyampaikan , untuk kaum milenial yang ingin turut serta , pihaknya sudah menggandeng beberapa Fakultas atau pun dosen agar supaya menyampaikan kepada anak didik untuk melakukan sosialisasi tentang prospek bagus bisnis tebu pada masa sekarang . 
" Dan yang lebih penting lagi , hal ini bertujuan bagi kami dari PTPN XI agar ada regenerasi agar nantinya produksi gula terus meningkat di tangan pemuda milenial tersebut , " pungkas Sugiarti .