Bupati Jembrana Serahkan Bantuan Alat dan Mesin Pertanian, Ternak dan Kartu Tani, Ke Kelompok Tani Dan Ternak

Peduli Rakyat | Jembrana - Demi meningkatkan produksi pertanian, Bupati Jembrana I Putu Artha secara resmi menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian, ternak dan kartu tani kepada Subak/Kelompok Tani/Kelompok Tani Ternak di Kabupaten Jembrana Tahun 2019 di Lantai II Gedung Kesenian DR. Ir. Soekarno Jembrana Lingkungan/Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan/Kabupaten Jembrana-Bali, Sabtu (30/11).

Tampak hadir Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Ketua Komisi II Kabupaten Jembrana I Ketut Suastika, beserta anggota, Sekda Jembrana I Made Sudiada, Para Asisten Sekda serta Puluhan pejabat penting dan para kelompok tani dan ternak se-kabupaten Jembrana.

Pada kesempatan kali ini, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana I Wayan Sutama mengatakan, Sektor Pertanian perlu ditingkatkan produktivitasnya guna pemenuhan pangan di Kabupaten Jembrana untuk itu Pemkab Jembrana terus melakukan upaya-upaya seperti halnya hari ini dilaksanakan Penyerahan Bantuan Alat Mesin Pertanian, Bibit Ternak dan Kartu Tani kepada Subak/ Kelompok Tani/ Kelompok Tani Ternak di Kabupaten Jembrana.

Kali ini bantuan yang diserahkan dari Unit Combine Harvester Kecil, Traktor Roda Empat, Combine Harvester Sedang, Combine Harvester Besar, Corn Sheler, Pompa Air kepada Kelompok Tani Amerta Pala, Tresher kepada Kelompok Tani Mandiri, Traktor Roda Dua.

Penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian, ternak dan kartu tani kepada Subak/Kelompok Tani/Kelompok Tani Ternak di Kabupaten Jembrana Tahun 2019 secara simbolis diserahkan langsung Bupati Jembrana I Putu Artha, didampingi Wakil Bupati Jembrana, Ketua Komisi II DPRD Kab. Jembrana, Sekda Jembrana, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan.

Kelompok tani yang menerima bantuan Alat dan Mesin Pertanian salah satunya Kelompok Tani Mekar Sari Br.Pangkung Buluh Desa Kaliakah Kecanatan Negara,1 Unit Traktor Roda Empat kepada Kelompok Tani Karya Sari Kembang Br.Berawantangi Desa Tukadaya Kecamatan Melaya, Bantuan hibah babi persilangan 40 ekor, Bantuan hibah kambing jantan dan betina 44 ekor, obat obatan 1 paket dan kandang koloni 1 unit serta bantuan hibah sapi betina 21 ekor diserahkan di perbagai kelompok ternak.

Ditempat yang sama, Bupati Jembrana menyampaikan, Seperti kita ketahui bersama bahwa salah satu program Nawacita Presiden Joko Widodo adalah mewujudkan kedaulatan pangan dalam artian pangan mesti dihasilkan dari dalam negeri, dikuatkan pula oleh Visi Pemerintah Provinsi Bali yaitu “Nangun Sat Kerti Loka Bali “ yaitu melalui pola pembangunan kerthi loka Bali, maka program pembangunan pertanian merupakan program prioritas dalam mewujudkan ketahanan pangan baik ditingkat lokal, regional dan internasional. 

"Beberapa tantangan kedepan yang harus dihadapi dalam mewujudkan kedaulatan pangan tersebut utamanya dalam hal meningkatkan produktivitas dan produksi komoditas makanan pokok (beras) dan Ketahanan Pangan antara lain adalah berkurangnya lahan sawah yang beralih fungsi menjadi lahan non pertanian, adanya iklim/cuaca yang ekstrem yang berpengaruh pada serangan organisme pengganggu tanaman, debit air irigasi yang semakin berkurang, semakin tingginya biaya usahatanj, menurunnya minat pemuda-pemudi untuk bekerja di sektor pertanian, dan pemasaran hasil pertanian dan konsumsi daging perkapita" pungkasnya.

"Pembangunan pertanian kedepan harus berbasis pada penerapan teknologi. Dalam penerapan teknologi pertanian penggunaan alat dan mesin pertanian merupakan kebutuhan yang mutlak" tambahnya. 

Adanya kendala/ permasalahan seperti yang saya sampaikan tidak akan menghentikan upaya pemerintah untuk membuat terobosan-terobosan dalam meningkatkan produksi padi (beras) dan peternakan, terkait dengan hal tersebut Kementerian Pertanian telah mencanangkan Gerakan Upaya Khusus (Upsus) peningkatan Produksi Padi, Jagung, Kedelai, Bawang Merah, dan Cabe (Pajale Babe) serta menargetkan untuk swasembada Padi, Jagung, dan Kedelai serta UPSUS SIWAB (Sapi Induk Wajib Bunting) serta Program Kartu Tani sebagai alat transaksi

bagi petani. 

- Untuk mencapai target tersebut beberapa program/kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah baik yang bersumber dari APBD Kabupaten Jembrana, APBD Provinsi Bali dan APBN. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain Pembangunan Infrastruktur Pertanian, Bantuan Ternak kepada Subak /Kelompok Tani/Kelompok Tani Temak penerima bantuan pada hari ini agar dapat mengelola dan memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik dapat berhasil guna dan berdaya guna. 

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah telah berupaya untuk memberikan dukungan pengadaan alat dan mesin pertanian tersebut dengan cara mengusulkannya pada setiap program/ kegiatan dalam tahun anggaran bersangkutan. Untuk meningkatkan keterampilan dalam operasional alat juga telah djadakan pelatihan bagi tenaga operator dari masing-masing kelompok tani/subak penerima bantuan.

"Saya berharap bahwa dengan adanya dukungan bantuan dari pemerintah tersebut dapat mempercepat proses pelaksanaan kegiatan di subak utamanya dalam penanganan produksi tanaman pangan dan juga mendapatkan hasil yang optimal dan pemberdayaan petemak untuk dapat meningkatkan pendapatan yang dapat mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Jembrana" tutupnya. (Agus)

Posting Komentar

0 Komentar